Tampilkan postingan dengan label Kanker Payudara. Tampilkan semua postingan

Cara Mencegah dan mengobati Kanker Payudara Secara Alami. Sesuai namanya, kanker payudara merupakan penyakit yang disebabkan oleh berkembangnya sel kanker di daerah payudara

Penyakit ini kebanyakan menyerang perempuan, tetapi laki-laki juga bisa terkena. Ciri Ciri Kanker payudara merupakan jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita terbanyak nomor dua di dunia.

Sedangkan dari tingkat kematian, jenis kanker ini menyebabkan kematian nomor lima terbesar di dunia.

Tanda awal dari kanker payudara adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu.

Berikut antara lain hal-hal yang harus Anda perhatikan yang merupakan gejala kanker payudara:

  1. Benjolan pada payudara Anda berubah bentuk / ukuran

  2. Kulit payudara berubah warna: dari merah muda menjadi coklat hingga seperti kulit jeruk

  3. Puting susu masuk ke dalam (retraksi)

  4. Salah satu puting susu tiba-tiba lepas / hilang

  5. Bila tumor sudah besar, muncul rasa sakit yang hilang-timbul

  6. Kulit payudara terasa seperti terbakar

  7. Payudara mengeluarkan darah atau cairan yang lain, padahal Anda tidak menyusui

  8. Tanda kanker payudara yang paling jelas adalah adanya borok (ulkus) pada payudara. Seiring dengan berjalannya waktu, borok ini akan menjadi semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara. Gejala lainnya adalah payudara sering berbau busuk dan mudah berdarah.


Sedangkan untuk gejala kanker payudara stadium lanjut, berikut adalah kutipan dari Wikipedia:

Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut:
terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara):

  1. Adanya nodul satelit pada kulit payudara;

  2. Kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa;

  3. Terdapat model parasternal;

  4. Terdapat nodul supraklavikula;

  5. Adanya edema lengan;

  6. Adanya metastase jauh;

  7. Serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain.


Sejumlah tanda di atas memang merupakan ciri-ciri kanker payudara. Walaupun demikian, jika Anda mengalami satu atau lebih hal di atas, belum tentu Anda menderita kangker payudara. Cobalah periksakan diri Anda ke dokter dan lakukan tes mammografi. Nanti dokter akan menganalisa mammogram yang dihasilkan dan memberikan saran untuk Anda.

Cara Mengobati Kanker Payudara


Untuk Anda yang sedang mencari Cara Mencegah dan mengobati Kanker Payudara, kami menyarankan dengan ekstrak daun sirsak dan umbi keladi tikus. SebagaiMana Hasil Dari berbagai Penelitian Bahwa Ekstrak Daun Sirsak Mampu membunuh kanker 10.000 kali lipat dari terapi kemoterapi.

Kandungan anti kanker dari Daun Sirsak menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker, hasil penelitian tentang khasiat daun sirsak sebagai antitumor dan antikanker yang dilakukan The National Cancer Institute tahun 1976. Berdasarkan data dan hasil penelitian, daya kerja zat antikanker di dalam daun sirsak 10.000 kali lebih kuat dalam membunuh dan menghambat pertumbuhan sel kanker secara alami dibandingkan dengan adriamycin dan kemoterapi yang biasa digunakan.

K-Muricata Obat Kanker RahangK-Muricata adalah teh herbal yang diramu secara khusus dengan perpaduan antara Keladi Tikus dengan Daun Sirsak ( Annona Muricata L ). Yang terbukti secara ilmiah memiliki senyawa fitokimia yang sering disebut dengan Acetogenins terbukti mampu membunuh sel sel kanker tanpa merusak sel sel sehat pada tubuh yang lainnya.

K-Muricata sangat bermanfaat untuk penyembuhan beberapa penyakit akut dan berbahaya seperti tumor ganas, dan 14 jenis kanker lainnya, termasuk ambien. Sekarang tidak perlu khawatir lagi, si pembunuh kanker No.1 dengan kemasan yang menarik dan elegant ini ( 1 box isi 30 Sachets ) ini telah hadir di beberapa stokist center dan lokal stokist di kota kota terdekat Anda.

K-Muricata merupakan produk kesehatan sejenis minuman teh yang diproses dari dua jenis tanaman herbal yaitu Keladi tikus (K) dan Annona muricata (Muricata). Diekstrak secara alami, modern dan higienis, melalui proses pengkajian serta seleksi bahan baku bermutu tinggi yang dipercaya dapat membantu membunuh sel kanker.

MANFAAT K-MURICATA



  • Membantu menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker,

  • Membantu menghancurkan sel tumor dan kanker, membasmi sel kanker/sel yang sakit tapi tidak membunuh sel sehat,

  • Membantu mengatasi masalah penyakit jantung,

  • Membantu mengatasi tekanan darah tinggi/hipertensi,

  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh,

  • Membantu mengatasi ambeien,

  • Sebagai antibakteri.


Cara Konsumsi K-Muricata

Ambil 1 sachet K-Muricata kemudian diseduh dengan air panas dengan suhu 1000C, ditutup kira-kira 3 menit kemudian diaduk dan diminum selagi hangat.

Sebaiknya wadah yang digunakan adalah gelas kaca dan air direbus dengan wadah stainless steel atau priuk dari bahan tanah, kaca atau keramik.

Dosis yang dianjurkan :

  • 1×1 sachet per hari sesudah makan untuk menjaga dan mencegah terserang suatu penyakit, bila sakit ringan seperti : Demam, flu, asam urat ringan, badan pegal-pegal, rematik ringan, amandel, peradangan, pilek, sakit kepala, sakit perut jika haid, haid tidak lancar,dll.

  • 2×1 sachet per hari sesudah makan pagi dan siang, jika menderita penyakit yang lumayan serius seperti : Asma, asam urat tinggi dan sudah bengkak, rematik akut, migrain, hipertensi, stroke, kista/mioma, serviks, ambeien, paru-paru basah, alzheimer, parkinson, kanker stadium 1-2, enzim/gatal-gatal yang sudah akut, psoriasis, diabetes yang terlalu tinggi dan penyakit kronis lainnya. Diberikan teh K-Muricata dari dosis yang paling rendah, jika kondisi tubuh sudah lebih baik, dosisnya bisa dinaikkan secara perlahan hingga maksimal 2×1 sachet per hari.

  • Untuk balita bisa diminumkan 1-3 sendok (setelah makan) jika demam tinggi (menghindari terjadinya step), adanya peradangan.

  • Untuk penderita maag akut, liver, hepatitis, ginjal, darah rendah dan kondisi tubuh menurun, sebaiknya diamati dahulu kondisi dan staminanya, jangan langsung diminumkan K-Muricata. Sebaiknya dikonsumsikan Amazon Berries 2×1 sachet per hari  selama kira-kira seminggu. Jika staminanya sudah meningkat dan keadaan lambung, ginjal dan hati tidak bengkak, bisa diminumkan K-Muricata dimulai dengan dosis yang rendah 1×1 sachet per hari setiap pagi setelah makan.


 

Kesaksian Ibu Mariones yang mengobati Kanker Payudara dengan obat herbal k-Muricata

Cara mengobati kanker payudara

Nama saya Mariones (50) selama ini saya menderita penyakit kanker payudara. Saya juga sudah pernah melakukan operasi, tapi tidak ada perkembangannya.

Dokter menyarankan untuk dioperasi kembali, itu merupakan momok yang paling menakutkan buat saya apabila harus melakukan operasi lagi. Kanker payudara membuat saya merasakan nyeri yang sangat hebat. Sering kali saya berteriak, hingga membuat salah satu anak saya yang mengalami keterbelakangan mental, menjauh dari hadapan saya.

Selain itu saya juga harus menderita penyakit asam urat dan diabetes. Betapa banyak beban yang harus dialami, dokter juga terus menyarankan saya untuk melakukan operasi. Saya tidak mau lagi melakukan operasi, karena saya tahu setelah saya melakukan operasipun tidak akan membuat hidup kembali dengan normal.

Sampai saat ini saya masih berharap pertolongan dari Yang Maha Kuasa dan untungnya saya dipertemukan dengan herbal K-Muricata dan Amazon Berries. Seminggu setelah saya konsumsi keduanya, badan terasa lebih enteng, tangan yang semula tidak bisa digerakkan kini sudah mulai bisa terangkat. Payudara saya juga sudah tak mengalami denyutan yang biasa sangat menggangu.

Seiring dengan perkembangannya, K-Muricata semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali masyarakat Tulang Bawang, Lampung. Sabtu, 12 April 2014, Bunda Kristina asal Bandar Lampung yang merupakan agen K-Muricata bekerja sama dengan ibu-ibu Bhayangkari Polres Tulang Bawang menggelar acara sosialisasi bagaimana pola hidup sehat dengan K-Muricata, mencegah jauh lebih murah daripada mengobati.

Sebagaimana diketahui K-Muricata merupakan obat herbal alami penyakit kanker yang diolah dari daun sirsak pilihan dan dikombinasikan dengan umbi keladi tikus. Kedua tanaman herbal ini masing-masing berkhasiat membantu pengobatan penyakit kanker. Dua kekuatan besar dalam membunuh sel kanker yang disentuh dengan teknologi modern semakin menambah kegunaan K-Muricata. K-Muricata obat herbal alami penyakit kanker telah banyak membantu masyarakat Indonesia yang menderita penyakit kanker. Obat herbal alami penyakit kanker yang satu ini sudah menyebar dari Papua sampai Aceh.

Acara dibuka dengan doa bersama dan selanjutnya kata sambutan dari Ibu Kapolres Tulang Bawang, Ibu Shinta. Presentasi singkat mengenai K-Muricata disampaikan oleh Bunda Kristina di hadapan ibu-ibu Bhayangkari. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Sambutan dan antusias para ibu Bhayangkari terhadap kehadiran K-Muricata tidak terelakan. “Syukur alhamdulillah, hari ini kita mendapat informasi kesehatan yang berarti sekali untuk kehidupan kita, dan K-Muricata menjadi solusi bagi para penderita kanker,” ujar Suprapti.

Obat herbal alami penyakit kanker K-Muricata terbukti membantu mengobati penyakit kanker seperti kanker payudara, kanker serviks, kanker usus, kanker mulut, kanker otak, kanker tulang, kanker kelenjar getah bening, kanker kelenjar tiroid, kanker hati, kanker anus, kanker kulit, kanker tenggorokan, dll. K-Muricata obat herbal alami penyakit kanker yang sudah diakui dunia internasional. Produk asli Indonesia yang mengusung misi menekan angka penderita kanker di Indonesia dan meningkatkan angka kesembuhan para penderita kanker di Indonesia.

K-Muricata satu-satunya obat herbal alami penyakit kanker di Indonesia yang terbukti menyembuhkan penykit kanker asalkan diminum secara teratur, jauhi makanan dan minuman yang memicu pertumbuhan sel kanker dan berdoa menurut agama dan kepercayaannya masing-masing. Informasi terapi pengobatan kanker dengan K-Muricata, silakan hubungi Bunda Kristina di 0813 791 99 401. Bagi warga Bandar Lampung dan sekitarnya silakan konsultasi dengan beliau karena beliau sudah berpengalaman dalam menangani penyakit kanker.

Hubungi segera. K-Muricata 10000 kali lebih kuat dari kemoterapi dalam membantu pengobatan kanker. Produk Indonesia yang mendunia, produk herbal Indonesia yang akan menekan angka penderita kanker di Indonesia. Mulailah hidup sehat bebas kanker dari sekarang juga dengan minum rutin K-Muricata.

[caption id="attachment_8693" align="alignnone" width="3265"] K-Muricata, Teh antikanker dari Indonesia untuk dunia[/caption]

Perbedaan tumor dan kanker payudara


Perbedaan tumor dan kanker payudara - Kanker payudara merupakan ancaman serius bagi kaum hawa. Bagaimana tidak, prevalensinya menempati urutan wahid jenis kanker paling banyak pada wanita, baik di dunia maupun di Indonesia. Untuk itu, wanita perlu lebih waspada dengan rutin melakukan pemeriksaan pada payudaranya.

Namun tidak semua benjolan di payudara adalah kanker. Faktanya, hanya 15 persen dari benjolan yang bisa berkembang menjadi kanker. Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Onkologi Indonesia (PP POI) Dradjat Ryanto Suardi mengatakan, selain kanker benjolan bisa berupa tumor jinak, namun keduanya tetap perlu diwaspadai.

"Tumor jinak lebih tidak berbahaya daripada kanker karena tidak menyebabkan kegagalan organ yang dihinggapinya," jelasnya dalam konferensi pers Breast Cancer Expert Forum dengan tema "Transforming Advanced Breast Cancer at the Molecular Level", di Jakarta.

Dradjat pun menjelaskan perbedaan keduanya, pertama kanker lebih cepat bertumbuh dibandingkan dengan tumor. Dalam 8-200 hari, sel-sel kanker bisa membelah dengan sangat cepat. Sementara tumor jinak pertumbuhannya lebih lambat.

Kedua, ketika diraba, benjolan kanker terasa padat dan keras. "Sel-sel kanker bila teraba rasanya akan seperti meraba tulang," ujar dokter spesialis bedah onkologi dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, ini.

Sementara itu, benjolan tumor akan teraba lebih lunak. Dradjat menjelaskan, benjolan tumor pun bisa mengalami pergeseran jika ditekan, tidak seperti kanker yang kaku. Ini karena sel-sel kanker umumnya melakukan infiltrasi (penyusupan) terhadap jaringan-jaringan di sekitarnya, maka sulit untuk digerakan.

"Benjolan akibat kanker yang sudah berkembang lebih lanjut juga menyebabkan perubahan pada permukaan payudara, misalnya puting yang tertarik ke dalam, itu karena infiltrasi tadi," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Subdit Penyakit Kanker Kementerian Kesehatan RI Niken Wastu Palupi, pemeriksaan payudara yang dilakukan secara rutin akan meningkatkan sensitivitas pemeriksanya untuk mendeteksi adanya benjolan. Artinya, kemampuan membedakan antara benjolan kanker dan tumor juga meningkat.

"Jika rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri, benjolan berukuran 1,2 sentimeter saja sudah dapat teraba," ujar dia.

Kanker payudara merupakan pertumbuhan yang tidak normal dari sel-sel payudara yang berubah menjadi ganas. Saat ini, kanker payudara adalah kanker yang paling banyak dialami oleh wanita di seluruh dunia. Di Indonesia, kasus kanker payudara mencapai 35 persen dari total kasus kanker.

Semoga informasi perbedaan tumor dan kanker payudara ini bisa memberikan wawasan lebih tentang seluk beluk penyakit pada organ payudara.

 

 

Sumber : Bedakan Benjolan Tumor dan Kanker pada Payudara

K-Muricata Ampuh untuk Penyakit Kanker Payudara


K-Muricata Ampuh untuk Penyakit Kanker Payudara, Rita San (26) tahun asal Samarinda, Kalimantan Timur, seorang istri yang penuh ceria dalam membantu menekuni usaha suami tercinta di bidang properti. Karena aktivitas yang begitu tinggi, Rita lupa untuk melakukan pemeriksaan berkala mengenai kesehatan payudaranya. Suatu ketika Rita merasakan ada sakit di seputar puting payudaranya, dan seolah-olah ditusuk jarum di dalamnya. “Saya rasa seperti ditusuk-tusuk pakai jarum di seputaran payudara, badan juga rasanya mau sakit, dan napasnya jadi sengal-sengal. Saya cepat-cepat ke dokter sama suami, diperiksa, dan hasilnya positif, kanker payudara

stadium awal, betapa terkejutnya saya,” tutur Ibu muda yang jelita ini.Jalan singkat untuk menemukan herbal adalah melalui pencarian di internet. “Saya coba cari di internet, ketemulah Amazon Plus dan K-Muricata ., saya pesan 12 botol Amazon Plus dan 3 kotak K-Muricata. Saya minum 60 ml Amazon Plus dan 3 sachet K-Muricata dalam sehari saya minum dua produk ini sebanyak 3 kali. Sambil mengurusi usaha, saya tetap bawa botol Amazon Plus dan air K-Muricata yang sudah saya masukkan dalam botol minum ukuran 1.2 liter,” tutur istri dari Joherman Aditya ini penuh semangat.

Hanya dalam waktu kurang dari 3 minggu penyakit kanker yang sudah mulai ada di payudaranya, perlahan-lahan mulai menghilang. “Saya periksa lagi ke dokter dan hasilnya bagus. Rasa sakit sudah tidak ada lagi, nyeri juga sudah hilang, kondisi badan saya lebih bugar. Saya tetap rutin minum Amazon Plus dan K-Muricata sampai habis stoknya. Ini tinggal sebotol, saya mau pesan lagi dari Jakarta,” ujarnya sambil memperlihatkan struk bukti transfernya ke rekening Bintang Sejagat Internasional, Jakarta.

obat kanker payudara paling ampuh,mengatasi obat kanker payudara
obat tradisional kanker tradisional,obat payudara tradisional

 

 

Ada sejumlah mitos tentang kanker payudara yang berkembang di kalangan masyarakat, tapi bagaimana fakta yang sebenarnya?

Ahli ilmu penyakit dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ronald A Hukom, menepis mitos-motos itu dan menyampaikan fakta dalam acara Mom2MomTalk dengan tema dukungan bagi pengidap kanker payudara yang digelar Philips Healthcare Indonesia di Jakarta Selasa.

Berikut beberapa mitos dan fakta mengenai kanker payudara:

1. Pemakaian deodoran dapat menyebabkan kanker payudara.

"Banyak masyarakat yang menganggap bahwa penggunaan deodoran dapat memicu terjadinya kanker payudara, tapi sampai saat ini tidak ada laporan atau bukti yang kuat mengenai mitos ini," kata Ronald.

2. Mengkonsumsi makanan yang dibakar.

Dokter yang juga bekerja di rumah sakit Kanker Dharmais Jakarta ini menyatakan, memakan makanan yang dibakar seperti sate dan ikan bakar memang dapat menyebabkan terjadinya kanker, namun ia menegaskan bukan kanker payudara, tapi kanker rongga mulut, tenggorokan, dan lambung.

3. Wanita yang tidak melakukan aktivitas seksual berisiko terkena kanker payudara.

"Tidak benar, yang jelas yang bisa saya katakan adalah wanita yang tidak memiliki anak dan wanita yang memiliki bayi pada saat berusia lebih dari 30, adalah kelompok wanita yang berisiko terkena kanker payudara," kata Ronald.

4. Menggunakan bra saat tidur.

Ia menyatakan, sama halnya dengan penggunaan deodoran, mitos ini tidak memiliki bukti yang kuat.

5. Ukuran payudara mempengaruhi resiko kanker payudara.

"Beberapa masyarakat menganggap bahwa ukuran payudara yang besar beresiko lebih besar daripada payudara kecil, namun tidak ada penelitian atau laporan yang valid mengenai kebenaran mitos ini," katanya.

6. Menyimpan ponsel di kantung baju.

Ronald menyatakan bahwa menyimpan ponsel di kantung baju memang dapat menyebabkan kanker payudara, namun itu berasal dari ponsel jenis lama karena mempunyai radiasi yang tinggi, bukan ponsel pintar zaman sekarang.

Sumber:

Berjalan kaki satu jam sehari sepanjang pekan dapat menurunkan risiko kanker payudara secara signifikan bagi perempuan pasca menopause.

Laporan ini datang dari Komunitas Kanker Amerika yang meneliti 73.000 perempuan selama 17 tahun. Mereka mengatakan ini merupakan riset pertama yang secara spesifik mengkaitkan jalan kaki dengan penurunan risiko kanker.

Sementara itu, pakar di Inggris mengatakan temuan ini memperkuat dugaan bahwa gaya hidup mempengaruhi risiko kanker.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga amal Ramblers menemukan bahwa seperempat orang berusia lanjut hanya berjalan kaki sekitar satu jam sepekan.

Padahal menjadi aktif merupakan salah satu cara untuk mengurangi risiko kanker.

Aktivitas rekreasi

Riset yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention ini mengamati perkembangan penyakit kanker pada 73.000 perempuan berusia lanjut.

Mereka diminta untuk mengisi kuisioner tentang kesehatan mereka dan seberapa banyak mereka melakukan aktivitas seperti berjalan, berenang, dan aerobik. Mereka juga ditanya seberapa lama mereka menghabiskan waktu untuk duduk, menonton televisi atau membaca.

Mereka mengisi kuisioner yang sama dalam interval dua tahun pada periode 1997 dan 2009.

Dari seluruh perempuan yang diteliti, 47% dari mereka mengatakan kegiatan rekreasional mereka hanyalah berjalan kaki.

Mereka yang berjakan kaki setidaknya tujuh jam sepekan memiliki risiko 14% lebih rendah dibandingkan dengan perempuan yang berjalan kaki di bawah tiga jam sepekan.

Dr Alpa Patel, ahli epidemiologi di Komunitas Kanker Amerika di Atlanta Georgia, AS, yang memimpin penelitian, mengatakan: "Mempromosikan berjalan kaki sebagai kegiatan waktu luang yang sehat bisa menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan aktivitas fisik perempuan pasca-menopause.

"Kami sangat senang menemukan bahwa tanpa kegiatan rekreasi lainnya, berjalan satu jam per hari bisa berperan dalam mengurangi risiko kanker payudara.

"Aktivitas yang lebih berat dan lebih lama tentu bisa terus menurunkan risiko."

Kepala eksekutif Kampanye Kanker Payudara di Inggris, Baroness Delyth Morgan, mengatakan: "Riset ini menambah bukti baru bahwa pilihan gaya hidup dapat berperan dalam menurunkan risiko kanker, bahkan perubahan kecil dalam keseharian dapat membuat perbedaan.

"Kita tahu bahwa senjata terampuh untuk mengatasi kanker payudara adalah dengan mencegahnya."

Sumber: Berita Sejagat

Mengenali benjolan pada payudara, Menurut Prof. Dr. Zubairi Djoerban, KHOM., Professor of Internal Medicine, di Divisi Hematology Medical Oncology di Universitas Indonesia, di berbagai negara, termasuk di Indonesia, kecenderungan seorang wanita untuk mendapati benjolan pada payudara cukup sering. Dan gejalanya juga beragam, bisa tidak terasa apa pun hingga rasa nyeri yang menusuk-nusuk. Jadi apa sebenarnya benjolan pada payudara?

Mengenali benjolan pada payudara


Prof. Zubairi menjelaskan bahwa benjolan pada payudara bisa dibagi dua: kanker dan bukan kanker. Benjolan yang bukan kanker itu sendiri terbagi lagi menjadi tumor dan bukan tumor. Tumor itu sendiri masih terbagi lagi:

  1. Kista sederhana adalah kantung berisi cairan yang dapat membesar dan nyeri (umumnya sebelum menstruasi) dan sering terjadi pada wanita usia produktif yang masih mengalami menstruasi.

  2. Fibrokistik payudara bisa terjadi karena pertumbuhan berlebihan jaringan ikat payudara yang dapat teraba sebagai benjolan. Selain pada jaringan ikat, juga bisa terbentuk banyak kantung cairan (kista) yang umumnya bersifat jinak.

  3. Fibroadenoma mamma merupakan tumor jinak payudara yang teraba sebagai benjolan licin yang kenyal seperti karet dan mudah digerakkan, umum dijumpai pada wanita yang belum mengalami menopause.

  4. Papiloma adalah tumor jinak kecil yang tumbuh di saluran kelenjar susu. Jika seseorang menderita papiloma, payudara dapat mengeluarkan cairan bening kemerahan dikarenakan bercampur darah.


Dalam ilmu kedokteran, yang dimaksud dengan tumor adalah semua penumbuhan jaringan yang berlebihan dan membentuk penumpukan massa pada bagian tubuh manapun, bisa jinak maupun ganas. Tumor ganas disebut kanker. Sedangkan kista adalah tumor yang berupa kantung berisi cairan. Jadi kista bisa disebut sebagai tumor jinak. “Pada sebagian besar kasus kista payudara, tidak cenderung menjadi kanker. Tapi Anda memang harus sering melakukan periksa payudara sendiri secara berkala dan kontrol ke dokter setiap 6 bulan hingga 1 tahun sekali,” kata Zubairi.

Perlukah operasi pengangkatan kista?

Kista yang terasa amat nyeri atau membesar dengan cepat memang biasanya akan disarankan untuk dioperasi agar rasa sakitnya hilang. Namun, tidak menjamin kista tidak akan tumbuh kembali. Jika Anda masih mengalami siklus menstruasi, maka fluktuasi hormon juga akan terus terjadi, yang bisa membuat pembuluh payudara membesar dan membentuk kista.  Meski demikian, tidak semua kista pada payudara harus dioperasi. Prof. Zubairi mengatakan bahwa langkah pertama penanganan kista adalah dengan melakukan evaluasi. “Bisa dengan melakukan USG atau dengan aspirasi jarum halus, atau dengan mammografi,” paparnya. USG atau Ultrasonografi serta aspirasi (mengosongkan cairan yang ada di dalam kista dengan jarum halus) diperlukan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Prosedur operasi hanya akan dilakukan ketika diketahui bahwa cairan yang ada di dalam kista berisi darah, atau jika kista bertambah banyak dalam jangka waktu tidak terlalu lama, dan jika setelah dilakukan aspirasi, kista tidak juga menghilang.

Merawat Payudara

Periksa payudara sendiri (atau sering disingkat menjadi jargon “SADARI”) sangat penting untuk mendeteksi dini adanya abnormalitas pada payudara Anda. Idealnya, pemeriksaan dilakukan sekitar satu minggu setelah Anda menstruasi. Perubahan fibrokistis payudara umumnya akan terasa tidak beraturan bentuk dan bisa bergerak ketika ditekan, Anda juga mungkin menemukan lebih dari satu benjolan. Sementara benjolan tumor ganas umumnya terasa keras, padat, dan tidak bergerak jika Anda tekan. Segera periksakan ke dokter jika Anda menemukan ada benjolan yang terlihat aneh.

Meski perubahan fibrokistis payudara adalah hal normal yang umumnya bisa hilang sendiri tanpa pengobatan, Anda bisa mengurangi rasa nyeri yang timbul melalui berbagai hal dibawah, tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter:

  • Bicarakan dengan dokter mengenai kemungkinan memakai pil KB untuk mengatur kadar hormon pada tubuh Anda.

  • Kurangi konsumsi kafein yang ada pada kopi, minuman soda, teh jenis tertentu, dan coklat.

  • Mengonsumsi vitamin E juga bisa membantu mengurangi masalah kista jamak. Meski demikian, Prof. Zubairi mengingatkan Anda untuk tidak mengonsumsi vitamin E terlalu banyak. Dosis yang dianjurkan tidak lebih dari 600mg per hari.

  • Gunakan bra yang tepat, atau pakai sport bra yang bisa menyangga payudara Anda dengan baik. Menjelang tidur, pilih bra yang nyaman dipakai.

  • Kompres air hangat pada payudara bisa membantu mengatasi nyeri payudara.

  • Jika Anda baru saja melahirkan, menyusui ASI adalah cara terbaik mengosongkan payudara sehingga mencegah penyumbatan pembuluh payudara.




 Sumber: parentsindonesia

Nama saya Mariones (50) selama ini saya menderita penyakit kanker payudara. Saya juga sudah pernah melakukan operasi, tapi tidak ada perkembangannya.

Dokter menyarankan untuk dioperasi kembali, itu merupakan momok yang paling menakutkan buat saya apabila harus melakukan operasi lagi. Kanker payudara membuat saya merasakan nyeri yang sangat hebat. Sering kali saya berteriak, hingga membuat salah satu anak saya yang mengalami keterbelakangan mental, menjauh dari hadapan saya.

Selain itu saya juga harus menderita penyakit asam urat dan diabetes. Betapa banyak beban yang harus dialami, dokter juga terus menyarankan saya untuk melakukan operasi. Saya tidak mau lagi melakukan operasi, karena saya tahu setelah saya melakukan operasipun tidak akan membuat hidup kembali dengan normal.

Sampai saat ini saya masih berharap pertolongan dari Yang Maha Kuasa dan untungnya saya dipertemukan dengan herbal K-Muricata dan Amazon Berries. Seminggu setelah saya konsumsi keduanya, badan terasa lebih enteng, tangan yang semula tidak bisa digerakkan kini sudah mulai bisa terangkat. Payudara saya juga sudah tak mengalami denyutan yang biasa sangat menggangu.
Diberdayakan oleh Blogger.